Skandal Investasi Bank Jambi Rp 230 Miliar Masuk Point Tuntutan Aksi Unjuk Rasa KAMMI

BETARA.ID, Jambi – Aksi unjuk rasa tak hanya dilakukan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Provinsi Jambi, tetapi juga dilakukan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) Provinsi Jambi.

Bergerak dari arah Universitas Jambi (UNJA) massa aksi KAMMI menuju Simpang Empat Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi dan memblokade persimpangan untuk berorasi.

Saat menggelar aksi unjuk rasa sempat terjadi cekcok antara massa aksi dengan pihak kepolisian. Namun tak berlangsung lama, massa melanjutkan aksi ke DPRD Provinsi Jambi.

Salah seorang demonstran saat berorasi menyampaikan tuntutan mereka mengenai skandal investasi Bank 9 Jambi ke PT SNP.

“Kami mendesak DPRD Provinsi Jambi serius menangani dugaan kegagalan investasi Bank Jambi sebesar Rp 230 miliar ke PT SNP tahun 2017 agar tidak berlarut-larut,” katanya.

Adapun yang menjadi tuntutan dari massa aksi KAMMI Provinsi Jambi yakni:

1. Mendesak pemerintah mengusut tuntas dan menindak tegas mafia minyak goreng.

2. Menuntut pemerintah menjamin ketersediaan pasokan dan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan.

3. Menolak tegas wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden tiga periode.

4. Mendesak DPRD Provinsi Jambi serius menangani dugaan kegagalan investasi Bank Jambi sebesar Rp 230 miliar ke PT SNP tahun 2017 agar tidak berlarut-larut. (Fey)

Komentar