Penyematan Pin Tolak Gratifikasi, Al Haris Ingatkan ASN Jangan Aneh-aneh

BETARA.ID, Jambi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi melalui Inspektorat Daerah Provinsi Jambi menggelar upacara penyematan pin tolak gratifikasi kepada pejabat di lingkup Pemprov Jambi, Senin (25/7/2022).

Secara simbolis Gubernur Jambi, Al Haris langsung menyematkan pin tolak gratifikasi kepada 5 pejabat eselon II, yakni kepada Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Ismet Wijaya, Kepala Badan Keuangan Pengelolaan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Agus Pirngadi.

Kemudian kepada Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi dr Herlambang SpOG, Kepala Dinas (Kadis) PUPR Provinsi Jambi M Fauzi dan Inspektur Provinsi Jambi Agus Herianto.

“Kami sengaja meminta inspektorat membuat pin tolak gratifikasi, karena semangat menolak gratifikasi belum begitu nampak,” kata Al Gubernur Haris saat memimpin upacara.

Kenapa demikian, kata Gubernur Al Haris di Provinsi lain bahkan sudah ada sekolah dan modul modul dalam pencegahan korupsi. Itu mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA. “Artinya kita ini agen perubahan maka kita mulai dari diri kita sampai ke anak anak sekolah binaan kita,” jelasnya.

Menurut Gubernur Al Haris, alasannya disematkan kepada mereka yang secara simbolis karena dinas terkait banyak yang berhubungan dengan masyarakat, tujuan nya adalah agar ASN di seluruh Pemprov Jambi menjadi agen dengan memulai rasa kebangsaan dengan menolak gratifikasi.

“Karena kata pak Firli, sesuatu itu di mulai dari kita sendiri, misal sebesar apapun duit kita kalau kita gunakan untuk gaya hidup, tidak cukup, tapi digunakan untuk kebutuhan hidup pasti cukup,” tambahnya.

“Saya minta ASN jangan sampai nekat dan aneh-aneh, oleh karena itu kita mulai paling tidak ada gerakan, mulai ASN tidak mengharapkan apa-apa,” tutupnya. (*/Fey)

Komentar