Kisruh Unbari, Pj Rektor: Saya Tidak Berpihak ke Salah Satu Kelompok

BETARA.ID, Jambi – Prof Dr Herri, SE, MBA ditunjuk Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menjadi pejabat (pj) rektor Universitas Batanghari (Unbari). Memegang surat perintah tertanggal 1 April 2022, Prof Herri telah berkantor di kampus Unbari, beberapai hari terakhir.

Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Wlayah X Kemendikbudristek ditugaskan untuk menyelesaikan konflik yang tengah melanda kampus swasta tertua di Provinsi Jambi ini.

Kepada media, Prof Herri menegaskan dirinya netral dan tidak berpihak ke salah satu kubu yang bertikai di Unbari.

“Saya orang netral. Kalau tidak netral tentu saya tidak ditunjuk Kementerian (menjadi Pj Rektor Unbari). Saya harus netral. Kalau saya berat sebelah tentu tidak akan menyelesaikan masalah,” terang Herri, Kamis (14/4/2022).

Prof Herri berjanji akan melakukan penyelesaian masalah di Unbari harus komprehensif agar seluruh persoalan bisa diselesaikan secara tuntas tanpa menimbulkan masalah baru.

“Jangan sampai masalah ini selesai muncul masalah baru. Jika begitu tentu muncul ketidakpuasan,” ujarnya.

Ditanya mengenai pengelolaan keuangan Unbari, Prof Herri berjanji akan mengelola keuangan Unbari secara ketat dan sesuai standar prosedur (SOP) yang berlaku sehingga tidak terjadi penyelewengan.

“Tentu ada SOPnya, ada aturan yang harus dipatuhi. Saya bertanggung jawab atas keuangan. Setiap pengeluaran, setiap pemasukan, dilaporkan ke saya, sesuai ketentuan yang disepakati, untuk pengembangan, untuk operasional, dan kegiatan-kegiatan lain dalam pelaksanaan Tri Dharma,” ujarnya.

Sementara itu, Senat Unbari menyatakan menyambut positif kehadiran Prof Herri sebagai Pj Rektor. Sekretaris Senat Unbari Dr Osrita Hapsara, SE, MM, menyatakan pihaknya menaruh harapan yang besar kepada Prof Herri untuk menyelesaikan konflik di Unbari.

“Senat menerima secara baik, dan berharap kehadiran Prof Herri memberikan dampak yang positif. Kami sangat optimis. Optimis sekali masalah di Unbari bisa diselesaikan,” ungkap Osrita. (*/Fey)

Komentar