BETARA.ID, Jambi – Kota Jambi menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 tingkat Provinsi Jambi pada 30 Oktober hingga 8 November 2026.
Selaku tuan rumah, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus mematangkan persiapan. Diantaranya menggelar rapat bersama Forkopimda, di aula Bapperida, Kamis siang (21/05/2026).
Rapat yang dipimpin Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, berbagai hal dibahas secara rinci.
Mulai dari kesiapan lokasi pelaksanaan, akomodasi kafilah, transportasi, keamanan, kebersihan, hingga teknis pelaksanaan lomba.
Hal ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk memberikan pelayanan terbaik demi suksesnya pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Jambi.
Selain kesiapan teknis, rapat juga membahas upaya menyambut tamu dan kafilah dari seluruh kabupaten/kota dengan pelayanan ramah dan nyaman.
Harapannya pelaksanaan MTQ nantinya dapat memberikan kesan positif bagi seluruh peserta dan tamu yang hadir.
MTQ tingkat Provinsi Jambi di Kota Jambi 2026 akan digelar di eks Arena MTQ Provinsi dengan mengusung tema “Melalui MTQ ke-55 Provinsi Jambi, Kita Teguhkan Nilai Nilai Al-qur’an Dalam Menbentuk Generasi Penerus Yang Beriman, Berkarakter Mantap Menuju Masa Depan Yang Bahagia”.
Wali Kota Maulana dalam arahannya meminta seluruh perangkat daerah dapat bekerja maksimal dan bekerjasama, serta memperkuat koordinasi lintas sektor agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sukses.
“MTQ bukan hanya ajang perlombaan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat. Karena itu, seluruh persiapan harus dilakukan secara matang,” ujarnya.
Menurutnya, dalam pelaksaan kegiatan MTQ nanti sebagai tuan rumah, Kota Jambi harus bekerja secara maksimal karena untuk momen ini harus meski menunggu waktu 11 tahun.
“Kegiatan ini dilakukan secara bergilir dilaksanakan di semua kabupaten/kota. Jadi saya ingin semua tamu yang pulang dari kegiatan MTQ memuji, mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemerintah Kota Jambi yang menjadi tuan rumah,” ucapnya.
Ia juga menekankan terkait anggaran dalam pelaksanaan ini nantinya harus dioptimalkan semaksimal mungkin agar kegiatan MTQ ini terselengara dengan baik.
Maulana juga meminta kerja sama kepada TNI/Polri dan seluruh stekholder terkait untuk membantu kelancaran dan pengamanan dalam pelaksanaan kegiatan ini.
“Kami dan semua tim sudah mempersiapkan dan menyusun konsep kegiatan, dengan turut menentukan titik – titik sebagai arena perlombaan dari masing masing cabang di masjid – masjid yang punya sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi,” ungkapnya.
Selaku tuan rumah penyelenggaraan MTQ tahun 2026 ini, Maulana berharap adanya dukungan dari berbagai lapisan masyarakat.
“Kepada pengurus masjid dan seluruh masyarakat Kota Jambi, saya berharap bersama-sama kita menjadi tuan rumah yang baik, sehingga semua berjalan dengan baik,” katanya.
Pemerintah Kota Jambi optimis kegiatan ini tidak hanya dapat berjalan sukses, tetapi juga optimis dalam segi prestasi, mengingat Kota Jambi telah empat tahun berturut-turut menjadi Juara umum pada pelaksanaan syiar Islam terbesar di Sepucuk Jambi Sembilan Lurah ini. (*/rdi)












