Prof Ermaya Tegaskan Pimpinan OPD Harus Ada Inovasi Menjabarkan Program Jambi Mantap

BETARA.ID, Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris saat ini menurunkan tim tenaga ahli Gubernur Jambi untuk mengevaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjalankan program Jambi Mantap.

Sebanyak 18 orang tenaga ahli Gubernur Jambi turun untuk mengevaluasi kinerja dan memecahkan masalah yang menjadi kendala program Dua Miliar Satu Kecamatan (Dumisake) dan program Jambi Mantap lainnya belum berjalan.

“Tugas saya selaku tim tenaga ahli gubernur bisa mengkoordinir para tenaga ahli yang jumlahnya 18 orang untuk bisa bagai mana program-program Dumisake membuming dan bermanfaat bagi masyarakat Jambi. Sekarang kami sedang memanggil OPD diskusi apa yang menjadi kesulitan,” kata Prof Ermaya Suradinata, Kerja Tim Tenaga Ahli Gubenur Jambi, Selasa (21/6/2022) kemarin.

Pimpinan OPD, dikatakan Prof Ermaya harus ada inovasi dan tidak terpaku pada cara kerja rutinitas, perlu kerja cepat dengan regulasi yang ada supaya program Gubernur Jambi dapat dirasakan masyarakat Jambi.

“Karena pada dasarnya kami memberikan saran kepada bapak Gubernur, kepada OPD pendampingan apa sih kesulitannya selama ini. Tinggal kepala OPD menjalankan ngak, kalau tidak mau menjalankan itu beda lagi perlu dievaluasi, itu tergantung pak Gubernur mau evaluasi. Saya hanya melihat kriteria, demensi, indikator setiap OPD itu kemudian kita melaporkan sesuai apa adanya saja,” jelasnya.

Prof Ermaya menegaskan pimpinan OPD harus ada inovasi dan cepat menjabarkan program Jambi Mantap.

“Mereka mesti harus ada inovasi tidak dengan cara kerja rutinisme, sekarang bekerja cepat dengan regulasi yang ada dan regulasi yang ada jangan jadi penghalang dasar untuk memperlambat tugas-tugas. Jadi harus cepat supaya masyarakat dapat merasakan, program Al Haris dapat dirasakan,” sebutnya.

Sebelumnya Gubernur Jambi, Al Haris meminta tim tenaga ahli gubernur menilai sejauh mana OPD-OPD di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menjabarkan program Jambi Mantap.

“Program yang sudah kita susun perlu kita evaluasi dan tim tenaga ahli Gubernur Jambi harus melihat bagaimana penjabaran apakah Visi Misi Jambi Mantap itu dengan RPJMD sudah jalan atau tidak,” kata Al Haris.

“Apakah OPD ada progres atau tidak, apakah mereka itu termasuk aktif atau tidak, ini yang beliau lihat sebagai tenaga ahli,” tambah Al Haris lagi.

Al Haris berharap hasil penilaian tim kinerja OPD nanti menjadi panduan bagi dirinya dalam mengambil langkah kebijakan kedepan.

“Oleh karena itu saya harap memang rekomendasi-rekomendasi dari beliau ke kami dalam bekerja yang juga memandu kami dalam mengambil langkah kebijakan kedepan nantinya,” ujarnya.

“Karena kalau tidak begitu kan OPD kita ada yang tidak memahami, menjabarkan, ada yang setengah hati, ada yang belum paham Visi Misi kami. Maka beliau ini dapat membina itu agar tercipta suatu kesatuan aksi yang sama dari mereka semua, dan pada akhirnya menghasilkan kinerja yang baik, yang bisa meningkatkan program itu menjadi baik bagi masyarakat,” sebut Al Haris. (Fey)

Komentar