Pemkot Jambi Bidik 1.000 Pramuka Garuda: Sertifikat Pramuka Siap Tembus Jalur Prestasi SPMB

BETARA.ID, KOTA JAMBI – Pemerintah Kota Jambi menyiapkan skema baru untuk mengapresiasi siswa yang aktif dan berprestasi di bidang kepramukaan. Sertifikat serta piagam Pramuka berpeluang masuk sebagai salah satu penentu dalam jalur prestasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan gagasan tersebut saat membuka Rapat Koordinasi Kwartir Cabang, Kwartir Ranting, dan Majelis Pembimbing Gugus Depan di Graha Siginjai Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu (8/8/2026).

Maulana menilai gerakan kepramukaan memegang peranan krusial dalam menempa kedisiplinan, kemandirian, dan kepedulian sosial generasi muda di tengah gempuran perkembangan zaman.

“Saya bangga melihat anak-anak yang terus aktif di Pramuka. Kami ingin memberikan penghargaan nyata dengan membuka jalur prestasi SPMB menggunakan sertifikat Pramuka bagi anggota yang aktif dan berprestasi,” ujar Maulana.

Ia mendorong para kepala sekolah, pembina, dan Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) menghidupkan kembali kegiatan kepramukaan dengan kemasan yang interaktif dan menyenangkan. Menurutnya, gugus depan (gudep) merupakan basis utama rekrutmen dan pembentukan karakter peserta didik.

“Gerakan Pramuka di tingkat kwarcab dan ranting tidak akan maksimal jika gudep di sekolah-sekolah tidak bergerak. Kemas kegiatan Pramuka secara menarik agar anak-anak nyaman menyalurkan energinya ke hal positif,” tegasnya.

Rencana Pemkot Jambi ini mendapat dukungan penuh dari Ketua DPRD Kota Jambi sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly.

Kwarcab Kota Jambi kini menetapkan sasaran terukur dengan mendorong setiap SD dan SMP melahirkan Pramuka Garuda. Pihaknya membidik pencapaian hingga 1.000 Pramuka Garuda sepanjang tahun 2026.

“Setiap SD dan SMP harus memiliki target Pramuka Garuda yang terukur. Tahun ini kami menargetkan seribu Pramuka Garuda sebagai simbol keberhasilan melahirkan siswa-siswa terbaik,” kata Kemas Faried.

Target ini sekaligus menantang sekolah agar tidak menjadikan Pramuka sekadar kegiatan formalitas pelengkap, melainkan sarana utama dalam membentuk karakter unggul, kepemimpinan, dan budaya prestasi di sekolah.(*/Rdi)