BETARA.ID, JAMBI - Pengurus Daerah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Kota Jambi periode 2026–2030 resmi mengemban amanah baru usai dilantik di Aula Griya Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Senin malam (7/9/2026).
Mengusung tema “Sarjana Melayu Untuk Jambi: Bersinergi, Berinovasi, Berkontribusi Demi Terwujudnya Kota Jambi Bahagia”, momentum ini menandai babak baru gerakan kaum intelektual dalam mengawal pembangunan daerah.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua ISMI Provinsi Jambi, Hj. Ernawati, ditandai dengan pengucapan ikrar serta penandatanganan berita acara.
Dr. H. Ardi secara resmi menerima mandat kepemimpinan ISMI Kota Jambi untuk empat tahun ke depan, yang disusul dengan penyematan pin organisasi.
Acara penting ini dihadiri langsung Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, jajaran Forkopimda, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah.
Kehadiran para tokoh lintas sektor ini menegaskan kuatnya dukungan terhadap eksistensi ISMI di tingkat kota.
Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru saja dilantik.
Menurutnya, himpunan sarjana berlatar belakang beragam ini memegang posisi strategis untuk menjembatani kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, hingga generasi muda.
“Kami atas nama pemerintah mengucapkan selamat. Mudah-mudahan ISMI sebagai organisasi kelompok intelektual berbasis Melayu dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ujar Maulana.
Ia menekankan agar nilai-nilai luhur budaya Melayu—seperti adat bersendi syarak, gotong royong, dan musyawarah—terus diaktualisasikan dalam menjawab tantangan zaman.
Pemkot Jambi sendiri menyatakan siap membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya, terutama pada sektor penguatan fungsi masjid, akses pendidikan anak kurang mampu, dan pengembangan ekonomi umat yang sejalan dengan visi Kota Jambi Bahagia.
Ketua ISMI Kota Jambi yang baru dilantik, Ardi, langsung memasang kuda-kuda untuk tancap gas menyusun arah organisasi.
Pihaknya menjadwalkan agenda rapat kerja kilat untuk merumuskan program jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.
“Langkah awal kami adalah melakukan rapat kerja. Kami akan langsung rapat kerja untuk menyusun rencana kerja selama periode ini,” ungkap Ardi.
Pada tahun pertama kepengurusannya, Ardi memfokuskan program kerja pada pemberdayaan remaja masjid serta pembinaan karakter generasi Gen Z agar lebih produktif memakmurkan rumah ibadah.
Selain itu, ISMI juga membidik agenda pelestarian kebudayaan melalui perhelatan Festival Anak Melayu Kota Jambi yang dirancang pada November mendatang.
Menutup rangkaian acara, Ketua ISMI Provinsi Jambi Ernawati mengingatkan agar roda organisasi tidak berhenti sebatas seremonial pelantikan semata.
Berbagai program konkret seperti pembinaan anak yatim, penguatan UMKM perempuan lokal, serta penyiapan 30 masjid percontohan menjadi tolok ukur nyata kontribusi ISMI bagi masyarakat luas. (rdi)







