BETARA.ID, Jambi – Seluruh jamaah haji Jambi sudah berangkat dari “Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah”. Pelepasan jamaah terakhir yang tergabung dalam kloter 25 ini berlangsung di Asrama Haji Kota Jambi, Kamis (21/05/2026).
Kloter terakhir asal Provinsi Jambi ini diberangkatkan menuju Tanah Suci dengan jumlah 208 jamaah.
Pelepasan dipimpin langsung Gubernur Jambi Al Haris, dan dihadiri Anggota DPR RI Komisi VIII Zulfikar Achmad, Kepala Kanwil Haji dan Umrah Provinsi Jambi Wahyudi Abdul Wahab, serta Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat.
Gubernur Jambi, Al Haris menyebut para jamaah Kloter 25 mendapat keuntungan tersendiri karena berangkat di gelombang terakhir.
“Bapak dan Ibu ini beruntung karena sampai di Makkah tidak terlalu capek menunggu lama. Setelah tiba, tidak lama lagi langsung persiapan menuju Arafah,” ujar Al Haris.
Menurutnya, kondisi Kota Makkah nantinya juga mulai lebih lengang setelah puncak ibadah haji berlangsung. Hal itu membuat para jamaah memiliki kesempatan lebih nyaman untuk beribadah di Masjidil Haram.
“Kalau nanti sudah mulai sepi, Bapak Ibu bisa lebih leluasa beribadah di Ka’bah. Yang sebelumnya sulit mencium Hajar Aswad, nanti Insyaallah bisa lebih mudah,” katanya.
Al Haris juga mengingatkan seluruh jamaah agar menjaga kesehatan mengingat cuaca di Arab Saudi yang tidak menentu.
“Hati-hati karena cuaca kadang panas dan kadang dingin. Mudah-mudahan seluruh jamaah sehat, ibadah lancar dan pulang menjadi haji yang mabrur,” ucapnya.
Gubernur turut mendoakan seluruh jamaah haji asal Jambi yang tahun ini berjumlah lebih dari 3.300 orang dapat berangkat dan kembali ke tanah air dengan selamat.
Sementara itu, Kepala Kanwil Haji dan Umrah Provinsi Jambi Wahyudi Abdul Wahab mengatakan Kloter 25 menjadi kloter terakhir Provinsi Jambi sekaligus kloter terakhir Embarkasi Batam tahun 2026.
Ia menjelaskan, jamaah dalam kloter ini berasal dari sejumlah daerah, didominasi Kabupaten Bungo.
“Kloter terakhir ini sangat istimewa. Ada dari Muaro Jambi, Bungo, Kerinci dan Tanjung Jabung Timur. Nantinya juga bergabung dengan jamaah asal Kepulauan Riau,” katanya.
Wahyudi menyebut total kuota haji Provinsi Jambi tahun 2026 sebanyak 3.309 jemaah. Hingga Kloter 25 diberangkatkan, sebanyak 3.301 jamaah telah berhasil diberangkatkan ke Tanah Suci.
“Ada lima jamaah belum bisa berangkat karena sakit. Mudah-mudahan tahun depan mereka mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan apresiasi besar kepada Pemerintah Provinsi Jambi yang membantu penuh biaya transportasi udara dan operasional jamaah haji dari Jambi menuju Batam.
“Total dukungan dari Pemerintah Provinsi Jambi mencapai sekitar Rp42 miliar. Kalau dibebankan ke jamaah, masing-masing bisa membayar sekitar Rp12 juta. Tetapi Bapak Gubernur tidak ingin jamaah terbebani,” katanya.
Di akhir sambutannya, Wahyudi meminta para jamaah mendoakan masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi saat berada di depan Baitullah.
“Titip doa untuk Jambi agar selalu diberikan kesehatan, kekuatan dan menjadi daerah yang adil, makmur serta sejahtera,’’ tutupnya.(*/rdi)






