BETARA.ID, Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris resmi melepas keberangkatan jamaah calon haji Kloter 19 asal Kabupaten Merangin dan Kabupaten Kerinci di Asrama Haji Kota Jambi, Selasa (12/05/2026).
Sebanyak 442 jamaah diberangkatkan menuju embarkasi Batam sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi melalui Jeddah.
Pelepasan jamaah berlangsung khidmat dan turut dihadiri istri Gubernur Hesnidar Haris, Kakanwil Haji dan Umrah Provinsi Jambi Wahyudi Abdul Wahab, serta sejumlah pejabat Pemprov Jambi dan Kanwil Haji dan Umroh Jambi.
Gubernur Al Haris pada momen ini mengingatkan seluruh jamaah agar benar-benar memanfaatkan kesempatan berhaji untuk fokus beribadah dan menjaga kekhusyukan selama berada di Tanah Suci.
“Yang ditunggu-tunggu sudah datang menjemput kita. Sudah sekian tahun menunggu, maka manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk ibadah. Jangan banyak buka HP lagi. Kadang kita sedang khusyuk ibadah, tiba-tiba ada kabar dari kampung yang membuat pikiran tidak fokus,” katanya.
Al Haris menyebut keberangkatan haji merupakan nikmat besar yang tidak semua orang bisa rasakan. Ia meminta jamaah menjaga ibadah dengan baik dan menghindari hal-hal yang bisa merusak kesempurnaan haji.
Al Haris juga mengungkapkan Pemerintah Provinsi Jambi tetap mengutamakan pelayanan haji meski di tengah efisiensi anggaran.
Pemprov Jambi, kata dia, menggelontorkan sekitar Rp40 miliar untuk membantu biaya transportasi jamaah haji dari Jambi menuju embarkasi.
“Kalau tidak dibantu pemerintah daerah, satu jamaah harus menambah biaya lebih dari Rp10 juta. Karena itu kami siapkan sekitar Rp40 miliar agar jamaah bisa berangkat dengan baik, tanpa ada tambahan biaya lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kakanwil Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab mengatakan Kloter 19 merupakan kloter pertama asal Jambi yang masuk gelombang kedua dengan tujuan langsung ke Jeddah.
Menurut Wahyudi, Kloter 19 juga akan menerapkan skema murur bagi jamaah lansia dan disabilitas saat puncak haji nanti.
Dalam skema tersebut, jamaah lansia hanya melintas di Muzdalifah dan Mina sebelum kembali ke hotel untuk menjaga kondisi kesehatan mereka.
“Kebijakan ini untuk memberikan kenyamanan kepada jamaah lansia agar tetap sehat dan aman selama pelaksanaan ibadah haji,” ujarnya.
Kakanwil turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jambi atas perhatian besar terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, terutama dalam membantu biaya penerbangan jamaah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Jambi atas perhatian luar biasa kepada jamaah haji Jambi,” tutupnya.(*/rdi)










