BETARA.ID, Jambi – Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin menyampaikan pentingnya sinergitas dan kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem gambut, sekaligus mendukung program pembangunan daerah berwawasan lingkungan.
Penegasan ini disampaikan Brigjen TNI Nyamin saat menjadi narasumber dalam kegiatan Ekspose Ekosistem Dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) Provinsi Jambi, Kota Jambi, Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur, di Hotel BW Luxury Jambi, Senin (28/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, akademisi, masyarakat sipil serta para mitra pembangunan dalam upaya perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut secara berkelanjutan.
Danrem 042/Gapu menekankan bahwa upaya perlindungan ekosistem gambut membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat kewilayahan, masyarakat hingga dunia usaha.
TNI, melalui satuan kewilayahannya, siap mendukung program pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menciptakan kondisi wilayah yang aman serta kondusif.
“Perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh komponen masyarakat. Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci agar pengelolaan ekosistem gambut dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Danrem.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Walikota Jambi Maulana, perwakilan Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan Kementerian Lingkungan Hidup.
Selain itu, Perwakilan Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut Kementerian Lingkungan Hidup.
Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur Muslimin Tanja serta peserta lainnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan penguatan koordinasi dan komitmen bersama dalam implementasi RPPEG di Provinsi Jambi, Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, pengelolaan ekosistem gambut di Provinsi Jambi diharapkan dapat berjalan secara terpadu, berkelanjutan, serta tetap memperhatikan keseimbangan antara kelestarian lingkungan, kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah. (rdi)











