Andalkan 7 Cabor di PON Bela Diri 2026 Sulut, KONI Jambi Terapkan Sport Science untuk Seleksi Atlet

BETARA.ID, JAMBI – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi akan menggunakan sistem sport science untuk menyeleksi dan mempersiapkan atlet menuju PON Bela Diri III/2026 di Sulawesi Utara.

Sistem sport science ini digunakan agar para atlet bela diri Jambi bisa meraih prestasi lebih maksimal.

“Dalam waktu dekat, kami akan menggelar seleksi melalui tahapan tes fisik dan kesehatan para atlet,” ujar Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, Senin (19/01/2026).

KONI Jambi sendiri telah menggelar rapat koordinasi bersama para pimpinan cabang olahraga (cabor) bela diri yang akan dipersiapkan menuju PON Bela Diri III/2026 di Sulut.

Menurutnya, dari delapan cabor yang dipertandingkan di Sulawesi Utara, Jambi dipastikan akan berpartisipasi pada tujuh cabor unggulan.

“Tujuh cabor itu adalah Kurash, Tinju, Muaythai, Kick Boxing, Anggar, MMA, dan Savate,” kata Mat Sanusi.

Mekanisme seleksi tahun ini melibatkan kajian mendalam dari para ahli olahraga yang duduk di kepengurusan KONI, dengan poin utama:

– Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres): Fokus pada standarisasi teknik dan kemampuan tanding.

– Sport Science: Mengukur kesiapan fisik, ketahanan, dan kondisi medis atlet secara saintifik.

– Litbang: Melakukan kajian data dan pemetaan potensi medali di tiap nomor pertandingan.

“Mekanisme ini diapresiasi para pimpinan cabor, karena baru pertama kali dilakukan melalui kajian ahli di bidang olahraga yang tergabung dalam pengurus KONI,” tegasnya.

Mat Sanusi menywlebutkan, langkah ini diambil demi memastikan kontingen Jambi yang berangkat ke Sulawesi Utara benar-benar berisi atlet-atlet pilihan dan siap tempur demi mengharumkan nama daerah. (rdi)