BETARA.ID, Jambi – Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Abdullah Sani berpesan agar jamaah menjaga kesabaran dan keikhlasan selama pelaksanaan ibadah, mengingat hajI menuntut tenaga fisik yang kuat.
Pesan tersebut disampaikanya saat melepas 443 Jemaah Calon Haji (JCH) kloter BTH 21 yang terdiri dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur 165, Tanjung Jabung Barat 272, dan 2 petugas haji TPHD serta 4 orang PPIH Provinsi Jambi Tahun 1447 H/2026 M, di Asrama Haji Kota Baru, Kota Jambi, Sabtu (16/05/2026).
Wagub Sani mengingatkan bahwa tujuan utama para jamaah menunaikan ibadah haji adalah memenuhi panggilan Allah SWT dengan niat yang tulus.
“Insya Allah kita akan berangkat, memenuhi panggilan Allah SWT, dan kami mendoakan agar seluruh jamaah menjalankan ibadah dengan niat Lillahi Ta’ala,” ujarnya.
Ditegaskannya bahwa kemampuan materi bukanlah satu-satunya penentu untuk berangkat, namun bagi mereka yang telah memiliki kemampuan, minimal mendaftar merupakan kewajiban.
Ia juga memberikan penjelasan agar jamaah memahami perbedaan antara rukun, wajib, dan sunnah dalam pelaksanaan haji sehingga ibadah berlangsung sempurna.
“Punya ilmu sebelum berangkat. Jangan malu bertanya kepada pembimbing kita apabila ada keraguan dalam melaksanakan rukun, wajib, dan sunah,” ungkapnya.
Wagub Sani menyampaikan agar seluruh jamaah menjaga kesehatan, kekompakan, dan kekhusyukan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Haji adalah panggilan Allah. Jaga niat, jaga adab, dan jaga nama baik Jambi. Bapak ibu adalah duta daerah kita di Tanah Suci. Tunjukkan bahwa masyarakat Jambi santun, disiplin, dan saling membantu,” ucapnya.
Selain itu, Wagub Sani berpesan agar jamaah menjaga kesabaran dan keikhlasan, mengingat hajI menuntut tenaga fisik yang kuat.
Ia juga memohon doa agar Allah SWT memberikan kesehatan kepada seluruh jamaah dari keberangkatan hingga kepulangan. “Mudah-mudahan Bapak Ibu sekalian dari yang paling tertua sampai yang termuda, dalam kondisi apapun diberikan kesehatan,” pesannya.
Bagi yang belum mampu berangkat haji juga diingatkan agar tidak mudah putus asa dan tetap bersyukur atas rezeki yang diberikan.
Ia menutup sambutan dengan doa agar ibadah para jamaah diterima sebagai haji yang mabrur.
“Saya mengingatkan jamaah untuk mengikuti arahan petugas dan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk beribadah. Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen mendukung kelancaran pelayanan mulai dari asrama, transportasi, hingga pemulangan,” pungkas Wagub Sani.
Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi Wahyudi Abdul Wahab, menyampaikan, rencana keberangkatan jamaah Kloter 21 menuju Arab Saudi ke Bandara Batam pukul 03.00 WIB dan pesawat menuju Arab Saudi pada pukul 10.55 WIB.
“Ada dua jamaah yang saat ini sedang menjalani perawatan kesehatan sehingga belum bergabung dalam keberangkatan, dan didoakan segera pulih agar dapat menyusul ke kloter lainnya,” ucapnya.
“Adapun Ketua kloter 21, Muhammad Arfah Amin, serta pembimbing ibadah Ustaz Kiyai Haji Zakaria Ansori Hussaini dan tim pendamping seperti TKHI Dr. Anita Dewi, petugas medis Rohana Ramliwero, PHD Muhammad Ilyani, dan perwakilan KBIH Muhammad Nurhani, yang turut mendampingi jamaah selama perjalanan,” sambungnya.
“Panitia juga mencatat usia jamaah tertua berusia 90 tahun, atas nama Nuhum Abu Tantri, sementara jamaah termuda adalah Ujahid Darpes Fahidullah, usia 15 tahun dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” imbuhnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jambi memberikan dukungan besar terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dengan menganggarkan bantuan biaya penerbangan sebesar Rp.42 miliar.
Menurutnya, jika bantuan itu dibagi rata per jamaah, maka setara dengan subsidi kurang lebih Rp.12 juta per orang. Dukungan ini dimaksudkan untuk meringankan beban jamaah sehingga tidak perlu menutup kekurangan biaya sendiri.
Ia mengimbau jamaah untuk mendoakan Gubernur, Wakil Gubernur, serta seluruh rakyat Jambi agar diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga pembangunan Provinsi Jambi dapat terus berjalan. (*/rdi)






