BETARA.ID, Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris, menyampaikan jawaban atas pandangan fraksi DPRD terkait LKPJ 2025 dalam rapat paripurna, Rabu (08/04/2026).
Ia menegaskan capaian pembangunan 2025 merupakan hasil kerja bersama dan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja ke depan.
Di sektor kesehatan, keberhasilan pengobatan TBC mencapai 87 persen, sementara 8 dari 11 daerah di Jambi sudah bebas malaria. Angka ibu hamil dengan KEK juga turun, meski stunting masih perlu perhatian lebih.
Pelayanan di RSUD Raden Mattaher terus dibenahi, termasuk mengatasi keterbatasan tempat tidur dan menyelesaikan kewajiban keuangan secara bertahap.
Pada sektor pendidikan, realisasi anggaran hampir 100 persen. Penyerapan lulusan SMK meningkat, didukung program link and match dengan dunia industri. Ribuan siswa dan ratusan mahasiswa juga mendapat bantuan pendidikan.
Di bidang infrastruktur dan ekonomi, Pemprov Jambi mendorong hilirisasi dan penguatan sektor non-ekstraktif. Perbaikan jalan dan pembangunan jalan khusus batubara juga terus berjalan.
Dari sisi keuangan, kontribusi PAD mencapai 43,03 persen dan ditargetkan meningkat pada 2026. Pemerintah juga mengoptimalkan pendapatan melalui digitalisasi pajak dan pengelolaan aset.
Selain itu, reformasi birokrasi meningkat ke predikat BB, dengan fokus pada peningkatan investasi dan pelayanan publik.
Gubernur Al Haris mengapresiasi masukan DPRD dan menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperbaiki tata kelola serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*/rdi)






