BETARA.ID, BUNGO – Kabupaten Bungo resmi menorehkan langkah strategis dalam pemerataan mutu pendidikan digital.
Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen) Republik Indonesia, DR. Fajar Riza Ul Haq, meresmikan aplikasi Bungo Pintar di Ruang Cempaka Kuning, Kantor Bappeda Kabupaten Bungo.
Wamen Dikdasmen, Fajar Riza Ul Haq, memuji langkah sigap Pemkab Bungo yang menghadirkan platform pembelajaran berbasis digital.
Ia menilai inovasi daerah seperti Bungo Pintar sangat sejalan dengan arah kebijakan kementerian dalam memperkuat transformasi digital di sektor pendidikan.
“Kami sangat mendukung dan senang dengan adanya aplikasi Bungo Pintar ini karena inovasi digital daerah yang sesuai konteks lokal akan memperkaya sumber belajar bagi peserta didik,” ujar Fajar.
Wamen menjelaskan bahwa kementerian telah mengonsolidasikan ribuan aplikasi pendidikan ke dalam satu super app nasional bernama Rumah Pendidikan.
Platform andalan nasional ini bahkan berhasil mengharumkan nama bangsa setelah keluar sebagai juara pertama di ajang World Summit on the Information Society (WSIS) di Swiss, mengalahkan ribuan inovasi dari 122 negara.
Pihaknya berharap aplikasi daerah seperti Bungo Pintar dapat terintegrasi dengan ekosistem Rumah Pendidikan, termasuk mengakomodasi muatan lokal unggulan seperti program Akademi Al-Qur’an.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyambut hangat kehadiran Wamen Dikdasmen di Bumi Landik Tapak Malintang.
Menurutnya, kunjungan ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah pusat dalam mengakselerasi kemajuan pendidikan di Provinsi Jambi.
Wagub Abdullah Sani menegaskan bahwa kehadiran aplikasi Bungo Pintar merupakan instrumen penting untuk memotong birokrasi, memperluas transparansi, serta mempermudah akses informasi pendidikan bagi masyarakat luas.
“Hadirnya Bungo Pintar membuka pintu lebar-lebar bagi transparansi pendidikan, kemudahan akses informasi, dan percepatan peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Bungo,” ungkap Wagub Abdullah Sani.
Ia juga menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi terus fokus memperkuat kompetensi guru, membenahi sarana prasarana, serta memperluas akses pendidikan inklusif agar generasi muda Jambi mampu bersaing di kancah nasional maupun global.
Bupati Bungo, Dedy Putra, menambahkan bahwa peluncuran aplikasi ini merupakan realisasi dari visi besar “Bungo Baru” untuk menjadikan daerahnya sebagai pusat pendidikan di wilayah Jambi barat.
Selain materi akademik, aplikasi ini juga merangkum program keagamaan, termasuk bimbingan membaca Al-Qur’an bagi pelajar tingkat SD hingga SMA.
Usai peresmian, Wagub Abdullah Sani dan Wamen Dikdasmen bersama Bupati Bungo meninjau langsung efektivitas program ke lapangan, yakni ke Sekretariat Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) di SMAN 1 Bungo serta SDN 107/II Danau Buluh, Kecamatan Pasar Muara Bungo. (*/rdi)












