BETARA.ID, Kota Jambi – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, menunjukkan kepeduliannya terhadap Abrina Plesiah, balita berusia 4 tahun dari pasangan Ibu Sri Juwita (30) dan Bapak Fernades Sihombing (30) yang beralamat di Jl. Kalijaga Lorong Sukadamai No.41 Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru yang saat ini tengah berjuang melawan penyakit leukimia.
Balita perempuan yang akrab disapa Cia tersebut kini dirawat intensif di Ruang ICU RSUD Raden Mattaher Jambi sejak beberapa hari terakhir, mendengar hal tersebut Wakil Wali Kota Jambi, Diza melakukan kunjungan langsung, pada Kamis siang (05/03/2026), guna memastikan penanganan medis yang diterima Abrina Plesiah.
Dalam kunjungannya Wawako Diza didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Dr.dr. Elvi Roza,M.Kes, Kepala Dinas Sosial, Yunita Indrawati, serta Camat Telanai Widdy Frima,Sos,MM. Wawako Diza Diza mengatakan, kunjungan ini merupakan wujud nyata perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap kondisi warganya, terutama terhadap mereka yang tengah berjuang melawan penyakit serius seperti Abrena Felicia (Cia) berusia 4 tahun.
“Hari ini kita mengunjungi salah satu pasien bernama Cia anak umur 4 tahun yang di diagnosa awal punya penyakit leukemia. Untuk saat ini kondisinya masih bisa komunikasi, masih bisa senyum dan ketawa tapi masih cukup terlihat lemas,” katanya.
“Tadi saya coba berkomukasi dengan dokter, dalam 1 atau 2 hari ini akan dapat informasi tambahan mengenai perkembangan Cia,” tambahnya.
Ia berharap dengan kondisi Cia saat ini, pihak keluarga untuk selalu bisa memberikan pendampingan intens. “Tentunya atas nama Pemerintah Kota Jambi saya perihatin, namun kami akan membantu sesuai dengan kapasitas, termasuk pendampingan jika Cia diberangkatkan ke Jakarta atau kota-kota lain yang bisa menerima Cia sebagai pasien,” ucap Wawako.
Dirinya ungkapkan, bantuan dari Pemkot sendiri, akan dilakukan melalui Program Jambi Bugar, yang nantinya akan turut membantu semua proses, mulai dari pemberangkatan, hingga kebutuhan keluarga selama proses pengobatan dilakukan.
“Banyak hal yang kita pikirkan juga, tentang bagaimana pendampingan kualitas hidupnya pada saat proses pengobatan jika memang dinyatakan mengalami penyakit leukemia tentu dibutuhkan waktu lama, Proses yang lama dan bertahap. Namun kami pastikan Pemerintah Kota berikan pendampingan,” ungkapnya. (*/Rdi)












