Safari Subuh Pertama 2026: Gubernur Al Haris Ajak ASN Bangun Kesadaran Spiritual dan Rasa Syukur

BETARA.ID, Jambi – Gubernur Jambi Al Haris kembali melaksanakan kegiatan Safari Subuh bersama jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Jambi di Masjid Agung Al Falah atau Masjid Seribu Tiang, Kota Jambi, Jumat (9/1/2026).

Safari Subuh berjamaah ini menjadi agenda rutin Gubernur Jambi setiap hari Jumat dengan tujuan membangun kedisiplinan, meningkatkan keimanan, serta menanamkan kesadaran spiritual di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jambi.

Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa program salat subuh berjamaah keliling bukan sekadar ibadah rutin, tetapi upaya membiasakan ASN bangun lebih awal dan menghindari sikap lalai dalam kehidupan sehari-hari.

“Kenapa saya selalu mengajak salat subuh berjamaah keliling setiap Jumat? Tujuannya supaya ASN kita terbiasa bangun di waktu subuh. Karena kita ini makhluk yang sering lalai dan terlalu santai,” ujar Al Haris.

Menurutnya, dengan program Safari Subuh, ASN diharapkan sudah bangun sejak sebuh dan memulai hari dengan ibadah. Meski demikian, Al Haris mengakui tingkat kehadiran ASN masih tergolong rendah.

“Kalau dipresentasikan, paling-paling hanya sekitar 5 persen pejabat yang hadir. Banyak justru yang ikut rombongan kami adalah para veteran dan pejuang subuh, bapak-bapak kita,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Al Haris juga mengingatkan para pejabat dan ASN Pemprov Jambi untuk senantiasa bersyukur atas kondisi keuangan daerah yang masih mampu membayarkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

“Banyak kabupaten/kota di tahun 2026 ini tidak mampu menganggarkan TPP. Bayangkan, hanya gaji pokok saja. Kita di Jambi patut bersyukur karena tidak ada yang dipotong,” tegasnya.

Al Haris menambahkan, rasa syukur menjadi kunci keberkahan dalam kehidupan. ”Kalau kita bersyukur, Allah akan menambah nikmat. Tapi kalau tidak, sebanyak apa pun yang kita dapatkan, tidak akan berkah,” katanya.

Ke depan, Gubernur Al Haris berencana mengembangkan program Pesantren ASN, di mana satu Jumat setiap bulan akan difokuskan untuk kegiatan mengaji dan pendalaman ilmu agama di Masjid Agung Al Falah.

“Nanti ada ustadznya, kita belajar. Karena saya yakin, banyak di antara kita yang salatnya belum sempurna, dari wudu sampai gerakan salat,” ujarnya.

Lebih jauh, Al Haris mengaitkan kegiatan spiritual ini dengan harapan agar Provinsi Jambi dijauhkan dari mara bahaya.

“Kalau pegawainya alim dan taat, Insya Allah daerahnya jauh dari maksiat dan balak,” katanya. (*/rdi)