BETARA.ID, Sungai Penuh – Gubernur Jambi Al Haris menyatakan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan percepatan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
Menurutnya, Kerinci dan Sungai Penuh memiliki potensi besar yang harus dioptimalkan melalui kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.
Hal tersebut dikemukakannya saat Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Jambi 1447 Hijriah bersama pemerintah dan masyarakat di Masjid Nurul Iman Dusun Baru, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Sabtu (07/03/2026).
Gubernur Al Haris menyampaikan, kegiatan Safari Ramadhan wujud komitmen untuk lebih dekat dengan masyarakat, mendengar langsung aspirasi, menyerap masukan, serta memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Jambi dan pemerintah kabupaten/kota.
“Ramadhan bulan yang penuh berkah, bulan pendidikan spiritual, sosial, dan moral. Nilai kejujuran, empati, kepedulian, harus semakin diperkuat dalam kehidupan bermasyarakat dan tata kelola pemerintahan, di sini kami akan melihat langsung apa yang perlu kita buat dan bantu,” ujar Gubernur Al Haris.
“Pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa kolaborasi erat antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kota Sungai Penuh,” ungkapnya.
“Momentum Safari Ramadhan ini juga kita jadikan sebagai ruang konsolidasi pembangunan. Kita ingin memastikan bahwa program provinsi selaras dan terintegrasi dengan kebutuhan serta potensi daerah, tadi kita lihat infrastruktur yang harus diperbaiki,” lanjutnya.
“Saya bersama Wali Kota Sungai Penuh meninjau sejumlah lokasi pembangunan, termasuk rencana pembangunan fasilitas pengelolaan sampah di kawasan Renah Kayu Embun yang berada di kawasan perbukitan dekat Bukit Kayangan,” kata Gubernur Al Haris.
“Insya Allah tahun ini kita bangun bersama. Selain itu, jalan Patih Perbo yang sudah mulai rusak juga akan kita rehab. Ada juga beberapa irigasi yang akan kita perbaiki,” tambahnya.
“Pemerintah Provinsi Jambi siap mencarikan solusi pembangunan di daerah agar lebih maju, apa yang menjadi fokus pembangunan, kita dorong inovasi daerah, kepala daerah kita dorong untuk berinovasi dan mencari alternatif pembiayaan baru (seperti melalui BUMD) untuk menopang pembangunan di tengah keterbatasan fiskal pusat,” imbuhnya.
Gubernur Al Haris menjelaskan, pemerintah daerah saat ini untuk membangun sangat sulit, karena adanya pemangkasan anggaran.
“Pemerintah pusat memangkas anggaran Transfer ke Daerah (TKD) secara signifikan untuk tahun 2026, diproyeksikan turun dibandingkan tahun lalu. Untuk itu kepala daerah harus bisa mencari celah di pemerintah pusat,” jelasnya.
“Jangan jadikan keterbatasan fiskal sebagai alasan menurunkan kualitas pelayanan atau menghentikan pembangunan. Kita dituntut semakin bijak, selektif, dan strategis dalam mengelola anggaran,” pungkasnya.
Dikatakannya, Kota Sungai Penuh sangat memerlukan air bersih, akibat kondisi air semakin hari semakin menurun kualitasnya. Karena itu perlu menambah volume air bersih untuk masyarakat.
“Saat ini kita ada pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Rawang yang bertujuan meningkatkan ketersediaan air bersih. Proyek tersebut memiliki anggaran sekitar Rp27 miliar. Mari bersama kita jaga dan awasi agar pembangunan dapat berjalan dengan baik serta menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif,” kata Gubernur Al Haris.
Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin mengapresiasi Safari Ramadhan Gubernur Jambi Al Haris bersama rombongan untuk mempererat silaturahmi.
“Kami sangat berterima kasih dukungan Pak Gubernur, termasuk bantuan untuk pembangunan TPST di Renah Kayu Embun dan berbagai program lainnya,” katanya.
Sementara itu Al-Ustazd M. Amin dalam ceramah Ramadhannya menyampaikan bahwa melalui momentum bulan suci, jamaah diajak untuk kembali memperkuat iman sebagai fondasi utama dalam menjalani kehidupan pribadi maupun bermasyarakat.
Diakhir kegiatan Safari Ramadhan, Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jambi senilai Rp30 juta untuk pembangunan Masjid Nurul Iman.
Selain itu, BAZNAS Provinsi Jambi juga menyalurkan bantuan kepada 30 fakir miskin serta Program ASN Peduli Stunting turut menyalurkan 20 paket bantuan berisi beras, telur, kacang hijau, biskuit dan kursi roda kepada masyarakat Kota Sungai Penuh. (*/rdi)










