BETARA.ID, JAMBI – Kapolda Jambi Irjen Pol Drs. Widodo menerima audiensi manajemen PTPN IV Regional IV, di Mapolda Jambi, Rabu (4/11/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Rivyanto, Dirintelkam Kombes Pol Yuli Haryudo, serta Dirreskrimsus Kombes Pol Yakhob Silvana Delareskha.
Sementara dari PTPN IV Regional IV hadir Koordinator Antar Lembaga Irjen Pol (Purn) Drs. H. Bambang Suparsono, Region Head Khayamuddin Panjaitan, Operation Head Arief Subhan Siregar, Business Support Head Achmedi Akbar, Sekretaris Perusahaan Muhammad Ridwan, serta Kasubbag Hukum Lindo.
Berbagai persoalan keamanan di lingkungan unit usaha PTPN IV Regional IV menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Termasuk langkah preventif dan kerja sama strategis guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah operasional perusahaan.
Kapolda Jambi Irjen Pol Drs. Widodo menegaskan pentingnya membangun komunikasi serta koordinasi yang berkelanjutan antara kepolisian dan pihak perusahaan.
Menurutnya, sinergi yang kuat diperlukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, sehingga aktivitas operasional perusahaan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.
Kabid Humas Polsa Jambi Erlan Munaji menyebutkan, Polda Jambi berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha, dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Kami berharap melalui koordinasi yang baik, berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan operasional perusahaan dapat diantisipasi sejak dini melalui langkah-langkah preventif dan penanganan yang tepat,” ujar Kombes Pol Erlan Munaji
Polda Jambi juga mengajak manajemen PTPN IV Regional IV untuk terus membangun komunikasi aktif dengan jajaran kepolisian, baik di tingkat Polda maupun Polres setempat, sehingga setiap permasalahan keamanan dapat segera dikoordinasikan dan ditindaklanjuti.
“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan adanya sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan tercipta lingkungan usaha yang aman, tertib, dan kondusif serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan,” tutupnya. (rdi)










