Jelang Operasi Ketupat 2026, Polda Jambi Gelar Apel KRYD

BETARA.ID, JAMBI – Jelang pelaksanaan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H, melalui Operasi Ketupat 2026, Polda Jambi menggelar apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Selasa (10/3/2026).

Apel dipimpin langsung Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali dan diikuti para Pejabat Utama Polda Jambi, para Kasatgas dan Kasubsatgas KRYD serta 149 personel.

Wakapolda Jambi dalam arahannya menyampaikan bahwa KRYD ini merupakan kegiatan pendahuluan sebelum digelarnya Operasi Ketupat 2026.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh personel diharapkan memahami secara jelas tugas dan fungsi masing-masing satgas sehingga pelaksanaan operasi dapat berjalan optimal.

“Apel KRYD ini merupakan langkah awal sebelum Operasi Ketupat. Saya harap setiap satgas dan personel memahami tugas dan fungsi masing-masing sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ujar Wakapolda Jambi.

Ia juga menekankan pentingnya rasa tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas yang diberikan kepada personel agar tujuan operasi dapat tercapai secara maksimal.

“Setiap tugas yang diberikan kepada kita harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sehingga pelaksanaan operasi berjalan aman, tertib, dan sesuai harapan,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa KRYD merupakan bagian dari kesiapan Polda Jambi dalam memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif jelang Operasi Ketupat 2026.

“Kegiatan KRYD ini merupakan upaya Polda Jambi untuk memastikan seluruh personel siap menghadapi Operasi Ketupat 2026, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

Dikatakannya, bahwa kesiapan personel dan pemahaman terhadap tugas masing-masing satgas menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan selama periode operasi.

“Melalui apel ini diharapkan seluruh personel memahami peran dan tanggung jawabnya sehingga pengamanan dapat berjalan maksimal dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman,” tutupnya. (rdi)