BETARA.ID, Kota Jambi – DPRD Kota Jambi mulai mengarahkan fokus pembahasan kebijakan pembangunan tahun 2027 agar lebih terukur, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi warga. Sektor pendidikan dan kesehatan menjadi dua prioritas utama pelayanan dasar yang mendapat perhatian khusus.
Hal tersebut ditegaskan Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly usai memimpin rapat paripurna mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam Rangkaian Sidang Tahunan MPR RI serta DPR-DPD RI, Jumat (14/8/2026).
Faried menyampaikan, arah kebijakan pembangunan nasional yang dipaparkan Presiden perlu segera diselaraskan dengan kebutuhan riil daerah.
“Program-program nasional yang dicanangkan Presiden untuk tahun 2027 harus kita selaraskan dengan program Pemerintah Kota Jambi. Kami mendorong fokus pada skala prioritas, terutama pelayanan dasar,” ujar Faried.
Agenda kenegaraan ini menjadi pijakan awal bagi DPRD Kota Jambi untuk mencermati arah anggaran nasional sebelum membedah Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Murni 2027.
Faried menilai, rencana pusat merehabilitasi sarana pendidikan sejalan dengan agenda revitalisasi sekolah yang sedang digencarkan Pemerintah Kota Jambi.
“Di bidang pendidikan, pembangunan maupun rehabilitasi sekolah menjadi prioritas utama. Ini sangat sejalan dengan program revitalisasi sekolah di Kota Jambi,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan perbaikan fisik gedung, tetapi juga harus menyentuh kualitas pembelajaran serta lingkungan belajar peserta didik.
Selain pendidikan, Faried menegaskan bahwa sektor kesehatan harus berjalan beriringan. Menurutnya, akses pendidikan yang baik tidak akan optimal jika tidak didukung oleh derajat kesehatan masyarakat yang memadai.
Kedua sektor ini menjadi fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia Kota Jambi yang unggul dan produktif.
“Pendidikan dan kesehatan merupakan dua pelayanan dasar yang tidak bisa dipisahkan. Perencanaan program dan anggaran tahun depan harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, bukan sekadar memenuhi target administratif,” tegas Faried.
DPRD Kota Jambi siap memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam pembahasan KUA-PPAS 2027 agar pengalokasian APBD benar-benar efisien, realistis, dan berorientasi pada kepentingan publik.(*/Rdi)












