BETARA.ID, Kota Jambi – Pemerintah Kota Jambi memulai langkah strategis dalam penguatan kualitas sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN).
Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha membuka secara resmi orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026, di gedung Diklat BKPSDM Kota Jambi, Selasa (14/04/2026).
Kegiatan ini merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.
Orientasi ini bertujuan untuk menyelaraskan pemahaman para PPPK sebagai bagian integral dari ASN yang memiliki peran krusial sebagai perencana, pelaksana, dan pengawas penyelenggaraan tugas umum pemerintahan serta pembangunan nasional.
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi terus berkomitmen melakukan reformasi birokrasi secara berkelanjutan.
Langkah ini diambil demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan bersih (Good Governance & Clean Government).
”Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pembenahan administrasi, optimalisasi pendapatan daerah, hingga percepatan digitalisasi. Kunci utamanya adalah peningkatan kualitas dan kapasitas sumber daya aparaturnya,” ujar Diza di hadapan ratusan peserta.
Diza menekankan, meskipun sebagian besar PPPK yang hadir telah memiliki pengalaman kerja atau masa pengabdian yang panjang, tahapan orientasi tetap menjadi kewajiban yang tidak boleh diabaikan.
Menurutnya, orientasi adalah ruang untuk menyerap wawasan baru mengenai fungsi, tugas, nilai, serta etika yang berlaku di instansi pemerintahan.
Ia juga menginstruksikan seluruh ASN mendalami dan menguasai 11 Program Unggulan Kota Jambi Bahagia. Program ini merupakan komitmen politik dan kerja nyata pemerintah yang tersebar di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Saya minta seluruh ASN, tanpa terkecuali, mempelajari program Kota Jambi Bahagia. Anda semua adalah ujung tombak pemerintah di tengah masyarakat. ASN harus mampu memberikan pemahaman yang tepat kepada warga mengenai program-program unggulan ini,” tegasnya.
Diza juga memberikan motivasi terkait peluang karier bagi PPPK. Seiring dengan besarnya gelombang pensiun PNS dalam beberapa tahun ke depan, peran PPPK akan semakin dominan dalam mengisi komposisi pegawai.
Ia mencontohkan, Pemkot Jambi telah mulai memberikan kepercayaan strategis kepada PPPK, seperti pengangkatan sebagai Kepala Sekolah.
“Jadilah ASN yang BerAKHLAK Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Teruslah bersyukur dengan cara menunjukkan integritas tinggi dan dedikasi terbaik dalam setiap tugas,” lanjut Wawako.
Sementara itu, Kepala Bidang PKA BKPSDMD Kota Jambi, Lusiana Lutfhie, menyebutkan, orientasi ini akan berlangsung marathon mulai 14 April hingga 23 Juli 2026. Sebanyak 1.040 peserta akan dibagi ke dalam 26 angkatan, yang terdiri dari 640 tenaga guru dan 400 tenaga kesehatan.
“Saat ini, dari total 5.641 PPPK di Kota Jambi, baru 1.132 orang yang telah menyelesaikan orientasi pada periode 2024-2025. Masih ada 3.469 pegawai lagi yang akan kami ikutkan secara bertahap,” jelas Lusiana.
Selama masa orientasi, para peserta akan dibimbing tenaga pengajar dari BPSDM Provinsi Jambi serta pejabat struktural Pemkot Jambi.
Penilaian tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga evaluasi sikap, perilaku, dan pemahaman etika birokrasi.
Pembukaan orientasi ini ditandai dengan pemasangan tanda peserta secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Jambi.
Hadir dalam acara tersebut, perwakilan BPSDM Provinsi Jambi Irfan Muhaimin, Sekretaris BKPSDMD Kota Jambi Noviardi, kepala perangkat daerah dan Camat di Kota Jambi. (rdi)






